...Radikal bebas adalah molekul kmia yang berkeliaran dalam tubuh dan menyerang sel-sel sehat, merusak struktur sel-sel sehingga berpotensi menimbulkan penyakit seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. Radikal bebas diproduksi oleh tubuh berupa sisa metabolisme atau masuk dari luar bersama makanan yang kita santap, polusi udara, dan asap rokok. Kemudian ditemukan bahwa kondisi stres kejiwaan juga memicu produksi radikal bebas.
...Radikal bebas yang dikenal selama ini adalah molekul oksigen yang tidak lengkap, sehingga molekul tersebut selalu tertarik dan menempel pada sel-sel jaringan tubuh. Terjadilah kerusakan sel-sel yang mengacaukan fungsinya. Prosesnya disebut oksidasi.
...Beruntung radikal bebas memiliki musuh yaitu antioksidan. Ini adalah kelompok unsur kimia berupa betakaroten, vitamin C dan E. Antioksidan menghancurkan radikal bebas. Untuk menghindari dan meredam kerusakan sel-sel karena ditempel oleh radikal bebas, konsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Ini berarti makan sedikitnya 2 porsi sayuran dan 2 porsi buah-buahan per hari. Tambahkan air jeruk nipis/lemon yang berlimpah dengan vitamin C ke dalam air minum Anda. Taburkan kacang/almon pada salad Anda. Dan makanlah irisan wortel mentah sebagai camilan. Pola makan kaya antioksidan mengurangi risiko infeksi, penyakit kardiovaskuler, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.
...Dan karena radikal bebas juga diproduksi ketika kita dalam keadaan stres, maka lakukan meditasi ringan selama 15 menit setiap malam menjelang tidur. Meditasi dan yoga meningkatkan antioksidan. Ini hasil penelitian di King George Medical Uiversity di Lucknow, India.

Oleh: Srikandi Waluyo

(Nirmala, Januari 2007)


[+/-] tutup/baca lebih jauh...

0 comment(s)

Poskan Komentar