Sama seperti di Cina, dunia pengobatan alami di Timur Tengah ternyata sudah berkembang sejak ribuan tahun Sebelum Masehi. Salah satu pengetahuan mengenai feng shui Arab adalah pengelompokan makanan berdasarkan pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh. Sangat menarik!
···Timur tengah ternyata tidak selalu identik dengan padang pasir tandus dan kurma. Ratusan tahun Sebelum Masehi, penduduk wilayah ini memang masih hidup berpindah-pindah. Apa yang mereka makan terbatas pada makanan yang mudah dibawa berpindah, seperti aneka polong-polongan kering antara lain kacang arab (chickpea/garbanzo), miju-miju (dhal/lentil), buah zaitun, serta keju dan yogurt dari susu domba.
···Namun setelah mereka mulai menetap di sekitar sumber air di tengah padang pasir, yang disebut oase, sistem pertanian mulai berkembang. Memasuki tahun Masehi, setelah para saudagar asing masuk ke wilayah Timur Tengah, dunia pertanian Arab makin maju. Arab mengenal beras dari pelayar Asia, khususnya Cina, kira-kira pada abad 3 Sebelum Masehi. Apa yang ada di negara-negara tropis, akhirnya juga ditanam di Timur Tengah. Tak heran bila di sini juga berlimpah sayuran dan buah daerah tropis, seperti terong, bayam, asparagus, melon, pisang, jeruk, dan aneka rempah.
(sumber: The Book of Sufi Healing oleh Shaykh hakim Moinuddin chishti dan sumber-sumber lain).
"feng shui" makanan Arab
···Sama seperti kekayaan makanannya yang kita kira hanya identik dengan kurma, membicarakan "feng shui" Arab pasti lebih mengherankan lagi. Ratusan tahun Sebelum Masehi, Rasulullah Muhammad SAW sudah mengatakan bahwa perutmu adalah gudang penyakit dan makananlah yang dapat menjadi obatnya.
···Maksudnya, penyakit bisa muncul dari sistem pencernaan yang tidak seimbang. Karena itu hendaknya makanan pula yang dijadikan sarana penyembuhan dengan cara menyeimbangkan dan membangun kembali sistem pencernaan yang sehat. Makan berlebihan merupakan salah satu contoh yang bisa memicu munculnya penyakit. Tentang ini, Rasulullah Muhammad SAW dahulu kala sudah mengingatkan "Berhentilah makan sebelum kenyang."
···Hakim Abu Ali Ibn Sina, yang dalam literatur Barat lazim disebut Avicenna, mendalami masalah ini sehingga ia disebut sebagai bapak kedokteran Arab. Ia menulis delapan belas jilid ensiklopedia kesehatan alami ala Timur Tengah. Salah satunya mengenai penyakit akibat pola makan salah, berikut pengobatannya dengan mengatur pola makan.
Kunci "yin-yang" Arab
···"Feng shui" Arab serupa dengan pengetahuan pengobatan alami lain yang berkembang di dunia Timur, seperti Cina dan Ayurveda (India). Menilik makanan sebagai obat, bila disederhanakan pengetahuan Arab menyebutkan bahwa makanan memiliki dua kekuatan, yakni panas yang dalam bahasa Parsi disebut garmi dan dingin alias sardi. Ini kira-kira sama dengan kutub yin-yang dalam ilmu pengobatan alami Cina.
···Makanan panas atau dingin bukan berarti makanan tersebut terasa panas ataupun dingin ketika kita santap. Tetapi makanan panas itu maksudnya makanan yang memiliki efek berantai dalam tubuh dan pada akhirnya memacu sistem metabolisme. Sebaliknya, makanan dingin memperlambat metabolisme. Tentu saja kita tidak perlu menyisihkan salah satu golongan makanan, namun keduanya hendaknya dikombinasikan secara harmonis, sehingga menghasilkan kesehatan yang optimal.
···Secara lebih teliti, efek panas-dingin dalam makanan ini dibedakan lagi atas empat tingkatan. Dari tingkatan pertama yang paling ringan pengaruhnya terhadap metabolisme, hingga tingkat keempat yang paling kuat. Contohnya, bila seseorang makan kari daging, maka ia biasanya akan butuh banyak minum. Sebab kari termasuk makanan ekstrim panas (panas empat), sedangkan air tergolong makanan ekstrim dingin (dingin empat). Secara tradisional, paduan yang serasi untuk santapan kari didunia Arab adalah acar mentimun dengan yogurt, karena keduanya termasuk makanan ekstrim dingin. Ketiadaan kombinasi yang serasi ini akan mengakibatkan gangguan metabolisme.
Makanan yang memanaskan (garmi):
Daging dan ikan: daging domba, daging kambing (jantan), ayam, hati, telur, ikan (semua jenis).
Produk susu: susu domba dan hasil olahan dari susu domba, di antaranya krim (kepala susu), keju krim (cream cheese), ghee (sejenis mentega dari susu domba).
Sayur-sayuran dan polong-polongan: terong, labu, bit, radis, bawang bombai, daun bawang, paprika hijau dan merah, lentil merah dan putih, kacang merah, chickpea (garbanzo).
Buah-buahan: pisang, aneka ragam jeruk, plum, buah anggur matang, kismis (buah anggur merah kering), sultana (buah anggur hijau kering), dan semua jenis buah kering lainnya. Kelapa, labu kuning, dan buah zaitun ternyata termasuk dalam golongan ini.
Biji-bijian dan kacang-kacangan: almon, pistasio, biji aprikot, walnut, pine nuts (biji pinus).
Padi-padian: beras langsing panjang misalnya beras basmati.
Minyak goreng: minyak wijen, minyak jagung, minyak biji mustard (mustard oil), castor oil.
Minuman: teh hitam, kopi.
Bumbu: kayumanis, kapulaga, jintan, adas manis, merica, mustard, bawang putih, jahe, bumbu kari bubuk.
Lain-lain: madu, semua jenis permen dan gula-gula, garam, obat-obatan modern.
Makanan yang mendinginkan (sardi):
Daging: daging sapi, daging kambing (betina), daging kelinci.
Produk susu: susu sapi, susu ibu (ASI), susu kambing berikut hasil olahan dari susu sapi maupun susu kambing misalnya mentega, buttermilk, keju kering, yogurt.
Sayur-sayuran dan polong-polongan: aneka daun selada, seledri, segala jenis taoge, bayam, kol, okra, kembang kol, brokoli, kentang, ubi jalar, wortel, mentimun, kedelai, tomat, lobak, kacang polong, buncis, kecipir, kacang panjang, serta segala jenis sayuran polong.
Buah-buahan: melon, semangka, blewah, delima, pir.
Biji-bijian dan kacang-kacangan: tidak ada.
Padi-padian: beras merah, segala jenis beras berbentuk bulat pendek.
Minyak goreng: minyak kelapa, minyak biji bunga matahari.
Minuman: teh hijau, air putih.
Bumbu: ketumbar, daun dill.
Lain-lain: gula pasir, cuka meja (sintesis), semua makanan pahit dan makanan asam.
Beberapa makanan Timur Tengah berkhasiat obat:
Air: Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Minuman terbaik di dunia ini dan nanti adalah air." Air bersifat dingin. Karena itu, air tidak hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga menjaga kelembaban tubuh, yang menjadikan seseorang berpembawaan lebih kalem. Asupan air membantu pencernaan makanan dan pencernaan sari-sari makanan. Rasulullah kembali mengingatkan "Bila kamu haus, minumlah (air) sedikit demi sedikit, jangan menenggaknya sekaligus habis. ... Menenggak minuman sekaligus habis akan menimbulkan gangguan pada liver."
Buah zaitun dan minyak zaitun: baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut, sekaligus untuk menunda penuaan. Tentang pohon zaitun, Allah berfirman, "Dan pohon-pohon yang tumbuh di gunung Sinai itu menghasilkan mnyak dan bumbu untuk semua makanan. Minyak yang dihasilkannya merupakan bumbu terbaik." Allah menyebut pohon zaitun sebagai pohon yang diberkati.
Jeruk lemon: Rasulullah SAW menyebutkan jeruk asam, yakni jeruk lemon dan jeruk nipis, meningkatkan aroma dan cita rasa. Jeruk lemon maupun jeruk nipis menguatkan fungsi jantung, menghalau kesedihan, menghilangkan noda-noda di wajah, memuaskan rasa lapar, dan memperlambat fungsi empedu. Menurut "feng shui" Arab, jeruk lemon maupun jeruk nipis terbaik dikonsumsi 10 menit setelah kita selesai makan.
Jintan: bumbu ini termasuk makanan panas tingkat empat, sangat memacu metabolisme. Menurut sejumlah literatur ilmiah, jintan satu-satunya bumbu yang tidak mempengaruhi sistem pencernaan, kecuali setelah sari jinta mencapai liver. Minum teh jintan hangat, setelah diseduh dengan air mendidih, sangat bermanfaat untuk mengobati sakit perut.
Kayumanis: bumbu dari kulit kering pohon kayumanis ini tergolong makanan panas tingkat tiga.Kandungan minyak asiri-nya telah diketahui sebagai obat alami untuk gangguan pencernaan sejak zaman Sebelum Masehi di Arab. Kayumanis bubuk digunakan secara luas di tiga perempat bagian dunia sebagai bumbu dasar untuk beragam masakan maupun kue.
Kurma: Rasulullah Muhammad SAW pernah berkata, "Rumah tanpa kurma ibarat tanpa makanan." Kurma hendaknya disantap bersama almon, untuk menyeimbangkan efeknya bagi kesehatan. Bila tak ada almon, bisa memanfaatkan kacang-kacangan lain yang mudah diperoleh di negeri kita, seperti kenari, yang memliki efek sama dengan almon.
Pisang: buah ini tergolong makanan panas tingkat pertama. Di Arab, pisang bukan makanan yang diutamakan. Manfaat pisang akan lebih optimal bila dikonsumsi bersama madu alami.
Telur: terbaik adalah telur ayam kampung, disantap setengah masak. Telur merupakan makanan afrodisak, pembangkit gairah bercinta. Putih telur bermanfaat mengobati kulit terbakar matahari dan luka bakar.
Wortel: dorongan seksual akan meningkat bila makan wortel, karena wortel tergolong makanan panas tingkat kedua. Dalam pengobatan alami Arab, wortel juga lazim dimanfaatkan untuk memperlancar menstruasi dan buang air kecil.
Oleh: Wied Harry Apriadji
(Nirmala, September 2006)
···Timur tengah ternyata tidak selalu identik dengan padang pasir tandus dan kurma. Ratusan tahun Sebelum Masehi, penduduk wilayah ini memang masih hidup berpindah-pindah. Apa yang mereka makan terbatas pada makanan yang mudah dibawa berpindah, seperti aneka polong-polongan kering antara lain kacang arab (chickpea/garbanzo), miju-miju (dhal/lentil), buah zaitun, serta keju dan yogurt dari susu domba.
···Namun setelah mereka mulai menetap di sekitar sumber air di tengah padang pasir, yang disebut oase, sistem pertanian mulai berkembang. Memasuki tahun Masehi, setelah para saudagar asing masuk ke wilayah Timur Tengah, dunia pertanian Arab makin maju. Arab mengenal beras dari pelayar Asia, khususnya Cina, kira-kira pada abad 3 Sebelum Masehi. Apa yang ada di negara-negara tropis, akhirnya juga ditanam di Timur Tengah. Tak heran bila di sini juga berlimpah sayuran dan buah daerah tropis, seperti terong, bayam, asparagus, melon, pisang, jeruk, dan aneka rempah.
(sumber: The Book of Sufi Healing oleh Shaykh hakim Moinuddin chishti dan sumber-sumber lain).
"feng shui" makanan Arab
···Sama seperti kekayaan makanannya yang kita kira hanya identik dengan kurma, membicarakan "feng shui" Arab pasti lebih mengherankan lagi. Ratusan tahun Sebelum Masehi, Rasulullah Muhammad SAW sudah mengatakan bahwa perutmu adalah gudang penyakit dan makananlah yang dapat menjadi obatnya.
···Maksudnya, penyakit bisa muncul dari sistem pencernaan yang tidak seimbang. Karena itu hendaknya makanan pula yang dijadikan sarana penyembuhan dengan cara menyeimbangkan dan membangun kembali sistem pencernaan yang sehat. Makan berlebihan merupakan salah satu contoh yang bisa memicu munculnya penyakit. Tentang ini, Rasulullah Muhammad SAW dahulu kala sudah mengingatkan "Berhentilah makan sebelum kenyang."
···Hakim Abu Ali Ibn Sina, yang dalam literatur Barat lazim disebut Avicenna, mendalami masalah ini sehingga ia disebut sebagai bapak kedokteran Arab. Ia menulis delapan belas jilid ensiklopedia kesehatan alami ala Timur Tengah. Salah satunya mengenai penyakit akibat pola makan salah, berikut pengobatannya dengan mengatur pola makan.
Kunci "yin-yang" Arab
···"Feng shui" Arab serupa dengan pengetahuan pengobatan alami lain yang berkembang di dunia Timur, seperti Cina dan Ayurveda (India). Menilik makanan sebagai obat, bila disederhanakan pengetahuan Arab menyebutkan bahwa makanan memiliki dua kekuatan, yakni panas yang dalam bahasa Parsi disebut garmi dan dingin alias sardi. Ini kira-kira sama dengan kutub yin-yang dalam ilmu pengobatan alami Cina.
···Makanan panas atau dingin bukan berarti makanan tersebut terasa panas ataupun dingin ketika kita santap. Tetapi makanan panas itu maksudnya makanan yang memiliki efek berantai dalam tubuh dan pada akhirnya memacu sistem metabolisme. Sebaliknya, makanan dingin memperlambat metabolisme. Tentu saja kita tidak perlu menyisihkan salah satu golongan makanan, namun keduanya hendaknya dikombinasikan secara harmonis, sehingga menghasilkan kesehatan yang optimal.
···Secara lebih teliti, efek panas-dingin dalam makanan ini dibedakan lagi atas empat tingkatan. Dari tingkatan pertama yang paling ringan pengaruhnya terhadap metabolisme, hingga tingkat keempat yang paling kuat. Contohnya, bila seseorang makan kari daging, maka ia biasanya akan butuh banyak minum. Sebab kari termasuk makanan ekstrim panas (panas empat), sedangkan air tergolong makanan ekstrim dingin (dingin empat). Secara tradisional, paduan yang serasi untuk santapan kari didunia Arab adalah acar mentimun dengan yogurt, karena keduanya termasuk makanan ekstrim dingin. Ketiadaan kombinasi yang serasi ini akan mengakibatkan gangguan metabolisme.
Makanan yang memanaskan (garmi):
Daging dan ikan: daging domba, daging kambing (jantan), ayam, hati, telur, ikan (semua jenis).
Produk susu: susu domba dan hasil olahan dari susu domba, di antaranya krim (kepala susu), keju krim (cream cheese), ghee (sejenis mentega dari susu domba).
Sayur-sayuran dan polong-polongan: terong, labu, bit, radis, bawang bombai, daun bawang, paprika hijau dan merah, lentil merah dan putih, kacang merah, chickpea (garbanzo).
Buah-buahan: pisang, aneka ragam jeruk, plum, buah anggur matang, kismis (buah anggur merah kering), sultana (buah anggur hijau kering), dan semua jenis buah kering lainnya. Kelapa, labu kuning, dan buah zaitun ternyata termasuk dalam golongan ini.
Biji-bijian dan kacang-kacangan: almon, pistasio, biji aprikot, walnut, pine nuts (biji pinus).
Padi-padian: beras langsing panjang misalnya beras basmati.
Minyak goreng: minyak wijen, minyak jagung, minyak biji mustard (mustard oil), castor oil.
Minuman: teh hitam, kopi.
Bumbu: kayumanis, kapulaga, jintan, adas manis, merica, mustard, bawang putih, jahe, bumbu kari bubuk.
Lain-lain: madu, semua jenis permen dan gula-gula, garam, obat-obatan modern.
Makanan yang mendinginkan (sardi):
Daging: daging sapi, daging kambing (betina), daging kelinci.
Produk susu: susu sapi, susu ibu (ASI), susu kambing berikut hasil olahan dari susu sapi maupun susu kambing misalnya mentega, buttermilk, keju kering, yogurt.
Sayur-sayuran dan polong-polongan: aneka daun selada, seledri, segala jenis taoge, bayam, kol, okra, kembang kol, brokoli, kentang, ubi jalar, wortel, mentimun, kedelai, tomat, lobak, kacang polong, buncis, kecipir, kacang panjang, serta segala jenis sayuran polong.
Buah-buahan: melon, semangka, blewah, delima, pir.
Biji-bijian dan kacang-kacangan: tidak ada.
Padi-padian: beras merah, segala jenis beras berbentuk bulat pendek.
Minyak goreng: minyak kelapa, minyak biji bunga matahari.
Minuman: teh hijau, air putih.
Bumbu: ketumbar, daun dill.
Lain-lain: gula pasir, cuka meja (sintesis), semua makanan pahit dan makanan asam.
Beberapa makanan Timur Tengah berkhasiat obat:
Air: Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Minuman terbaik di dunia ini dan nanti adalah air." Air bersifat dingin. Karena itu, air tidak hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga menjaga kelembaban tubuh, yang menjadikan seseorang berpembawaan lebih kalem. Asupan air membantu pencernaan makanan dan pencernaan sari-sari makanan. Rasulullah kembali mengingatkan "Bila kamu haus, minumlah (air) sedikit demi sedikit, jangan menenggaknya sekaligus habis. ... Menenggak minuman sekaligus habis akan menimbulkan gangguan pada liver."
Buah zaitun dan minyak zaitun: baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut, sekaligus untuk menunda penuaan. Tentang pohon zaitun, Allah berfirman, "Dan pohon-pohon yang tumbuh di gunung Sinai itu menghasilkan mnyak dan bumbu untuk semua makanan. Minyak yang dihasilkannya merupakan bumbu terbaik." Allah menyebut pohon zaitun sebagai pohon yang diberkati.
Jeruk lemon: Rasulullah SAW menyebutkan jeruk asam, yakni jeruk lemon dan jeruk nipis, meningkatkan aroma dan cita rasa. Jeruk lemon maupun jeruk nipis menguatkan fungsi jantung, menghalau kesedihan, menghilangkan noda-noda di wajah, memuaskan rasa lapar, dan memperlambat fungsi empedu. Menurut "feng shui" Arab, jeruk lemon maupun jeruk nipis terbaik dikonsumsi 10 menit setelah kita selesai makan.
Jintan: bumbu ini termasuk makanan panas tingkat empat, sangat memacu metabolisme. Menurut sejumlah literatur ilmiah, jintan satu-satunya bumbu yang tidak mempengaruhi sistem pencernaan, kecuali setelah sari jinta mencapai liver. Minum teh jintan hangat, setelah diseduh dengan air mendidih, sangat bermanfaat untuk mengobati sakit perut.
Kayumanis: bumbu dari kulit kering pohon kayumanis ini tergolong makanan panas tingkat tiga.Kandungan minyak asiri-nya telah diketahui sebagai obat alami untuk gangguan pencernaan sejak zaman Sebelum Masehi di Arab. Kayumanis bubuk digunakan secara luas di tiga perempat bagian dunia sebagai bumbu dasar untuk beragam masakan maupun kue.
Kurma: Rasulullah Muhammad SAW pernah berkata, "Rumah tanpa kurma ibarat tanpa makanan." Kurma hendaknya disantap bersama almon, untuk menyeimbangkan efeknya bagi kesehatan. Bila tak ada almon, bisa memanfaatkan kacang-kacangan lain yang mudah diperoleh di negeri kita, seperti kenari, yang memliki efek sama dengan almon.
Pisang: buah ini tergolong makanan panas tingkat pertama. Di Arab, pisang bukan makanan yang diutamakan. Manfaat pisang akan lebih optimal bila dikonsumsi bersama madu alami.
Telur: terbaik adalah telur ayam kampung, disantap setengah masak. Telur merupakan makanan afrodisak, pembangkit gairah bercinta. Putih telur bermanfaat mengobati kulit terbakar matahari dan luka bakar.
Wortel: dorongan seksual akan meningkat bila makan wortel, karena wortel tergolong makanan panas tingkat kedua. Dalam pengobatan alami Arab, wortel juga lazim dimanfaatkan untuk memperlancar menstruasi dan buang air kecil.
Oleh: Wied Harry Apriadji
(Nirmala, September 2006)